Pengen nulis tapi butuh kopi, pengen ngopi tapi ngak ada kopi, pengen keluar beli, lagi malas. Alahhhhhhh,,, mati aja sono, ribet bner mau nulis doank. Belum tentu juga ada yang baca. hahaha
Namun kalian harus tahu, menulis itu, persis kayak orang jatuh cinta. Ngak pernah ngasi tahu kapan mau datang. Eh tiba-tibanya mengetuk hati kita. *tsahh
Nah kalo perasaan ingin menulis lagi menggebu-gebu. Ya udah mulai aja nulis, dan biasanya bagus. Kalo udah merasa cinta banget. Ya udah, tembak aja, dan biasanya berhasil. OK MAS BRO...! gitu aja repot.
Lagi-lagi, tulisan ini tidak memenuhi kriteria penulisan yang bener. Loncat sana loncat sini sesuka hati. Persis kayak Koruptor yang sulit banget ditangkap. EGP....
BTW, Sekarang lagi musim hujan, artinya mau masuk musim cocok tanam. Sedangkan pohon-pohon mulai berbunga dan berbuah. Namun hatiku gue tetap gunda gulana...! Plizzzzzz heleeeeepppppppp me
Nggak usah ditebak. Pasti udah tahu semuanya. Iya... Iya... Gue jomblo ngenes... PUAS
Gue punya teori tentang hujan
Jumlah curah hujan yang turun ke bumi berbanding lurus dengan jumlah jomblo yang menatap ke luar jendela.
Loh kok bisa?
Karena banyak kenangan indah biasanya terjadi saat hujan.
Nah, ini termasuk gue...!!! bangga karena punya banyak teman senasip sepenanggungan. hehehehe
Entah kenapa, hujan telah menjadi salah satu sumber inspirasi orang-orang dalam membuat lagu-lagu cinta. Pun juga sumber inspirasi dalam membuat novel atau cerita. Tengok saja lagu anak-anak "tik-tik bunyi hujan di atas genting". *PLAKKK
hahahaha, hubungannya sama romantisme muda-mudi, apaan?
Atau dengerin aja lagunya Utopia,
"aku selalu bahagia sepanjang hari, karena hujan telah menahanmu di sini, untukku". Ini lagu favorite gue sepanjang masa.
Ada juga lagu "november rain" miliknya Guns' n Roses. Bahkan grup band asal Jogja jelas-jelas namain dirinya "The Rain", terus punya lagu yang judulnya "hujan" juga.
Iya ya.... kok bisa...?
Itu karena hujan selalu membawa sejuta kisah dan kenangan. Coba aja liat K-Drama itu, pasti ada adegan hujan-hujanan, sambil teriak-teriak "sarangheyo". * padahal lebih enakan juga sarang semut
Sampai iklan "KOMIK" juga gak mau ketinggalan ada adegan hujan-hujanannya.
Pun juga kisah cinta seorang anak manusia. Pasti ada adegan hujan-hujanannya juga. (ini biasanya yang kurang bahagia pas masa kecilnya). Makanya dibalik derasnya hujan, ada terselip kenangan tentangnya.
Whatever,
Bukan INDONESIA namanya kalo ngak bisa memanfaatkan keadaan, termasuk hujan. Berbagai macam usaha mulai menjamur persis seperti jamur -- ini contoh penulisan yang salah, karena jamur pasti menjamur. Usaha yang menjamur misalnya ojek payung, cuci mobil/motor 24 jam, atau juga jasa kurir.
Hebat kan Orang INDONESIA.
Akhirnya saya tutup dengan kalimat : Siapapun kalian, Jomblo dan nelangsa. Hindarilah jendela ketika hujan turun. Karena efek yang terjadi setelahnya tidak bisa ditanggung oleh penulis.
Orang hebat, ninggalin jejak........!!
Namun kalian harus tahu, menulis itu, persis kayak orang jatuh cinta. Ngak pernah ngasi tahu kapan mau datang. Eh tiba-tibanya mengetuk hati kita. *tsahh
Nah kalo perasaan ingin menulis lagi menggebu-gebu. Ya udah mulai aja nulis, dan biasanya bagus. Kalo udah merasa cinta banget. Ya udah, tembak aja, dan biasanya berhasil. OK MAS BRO...! gitu aja repot.
Lagi-lagi, tulisan ini tidak memenuhi kriteria penulisan yang bener. Loncat sana loncat sini sesuka hati. Persis kayak Koruptor yang sulit banget ditangkap. EGP....
----
BTW, Sekarang lagi musim hujan, artinya mau masuk musim cocok tanam. Sedangkan pohon-pohon mulai berbunga dan berbuah. Namun hatiku gue tetap gunda gulana...! Plizzzzzz heleeeeepppppppp me
Nggak usah ditebak. Pasti udah tahu semuanya. Iya... Iya... Gue jomblo ngenes... PUAS
Gue punya teori tentang hujan
Jumlah curah hujan yang turun ke bumi berbanding lurus dengan jumlah jomblo yang menatap ke luar jendela.
Loh kok bisa?
Karena banyak kenangan indah biasanya terjadi saat hujan.
Nah, ini termasuk gue...!!! bangga karena punya banyak teman senasip sepenanggungan. hehehehe
Entah kenapa, hujan telah menjadi salah satu sumber inspirasi orang-orang dalam membuat lagu-lagu cinta. Pun juga sumber inspirasi dalam membuat novel atau cerita. Tengok saja lagu anak-anak "tik-tik bunyi hujan di atas genting". *PLAKKK
hahahaha, hubungannya sama romantisme muda-mudi, apaan?
Atau dengerin aja lagunya Utopia,
"aku selalu bahagia sepanjang hari, karena hujan telah menahanmu di sini, untukku". Ini lagu favorite gue sepanjang masa.
Ada juga lagu "november rain" miliknya Guns' n Roses. Bahkan grup band asal Jogja jelas-jelas namain dirinya "The Rain", terus punya lagu yang judulnya "hujan" juga.
Iya ya.... kok bisa...?
Itu karena hujan selalu membawa sejuta kisah dan kenangan. Coba aja liat K-Drama itu, pasti ada adegan hujan-hujanan, sambil teriak-teriak "sarangheyo". * padahal lebih enakan juga sarang semut
Sampai iklan "KOMIK" juga gak mau ketinggalan ada adegan hujan-hujanannya.
Pun juga kisah cinta seorang anak manusia. Pasti ada adegan hujan-hujanannya juga. (ini biasanya yang kurang bahagia pas masa kecilnya). Makanya dibalik derasnya hujan, ada terselip kenangan tentangnya.
Whatever,
Bukan INDONESIA namanya kalo ngak bisa memanfaatkan keadaan, termasuk hujan. Berbagai macam usaha mulai menjamur persis seperti jamur -- ini contoh penulisan yang salah, karena jamur pasti menjamur. Usaha yang menjamur misalnya ojek payung, cuci mobil/motor 24 jam, atau juga jasa kurir.
Hebat kan Orang INDONESIA.
---
Akhirnya saya tutup dengan kalimat : Siapapun kalian, Jomblo dan nelangsa. Hindarilah jendela ketika hujan turun. Karena efek yang terjadi setelahnya tidak bisa ditanggung oleh penulis.
Orang hebat, ninggalin jejak........!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar