Jumat, 29 November 2013

Ingin sukses, jangan ke sekolah

Masa sekolah adalah masa yang indah. Dengan catatan, tidak ada matematika, fisika dan kimia. Apalagi ditambah dengan guru galak dengan kumis melintang seperti gatot kaca, walaupun ngak bisa terbang.

I know, judul gue untuk postingan ini terlalu kejam dan frontal. Apalagi tidak didukung oleh hasil penelitian yang mumpuni untuk mendukung analisa gue. Namun ngak ada salahnya tulisan ini kalian baca terlebih dahulu.

kalau menurut kalian gue salah, kalian boleh lempar gue pake sandal. Tapi kalo ada benarnya, duit 10 rebuan  juga gak apa-apa. huhuhuhu

Postingan kali ini, saya ingin menjadi seorang pengamat dunia pendidikan.

OK, lets do it....!!!

Keberadaan sekolah yang ada saat ini telah jauh melenceng dari apa yang seharusnya menjadi tujuan dari "belajar" itu sendiri. Katanya sih belajar itu proses dari tidak tahu menjadi tahu. Dan tolok ukurnya adalah memanusiakan manusia.
#kren banget nih kata-kata, minjam di buku.

Namun, apa benar itu sudah terjadi?

Menurut gue itu sudah terjadi. Di sekolah kita tidak tahu tentang kalkulus, eh setelah belajar kita menjadi tahu. Awalnya ngak bisa tentang struktur atom, eh setelah belajar jadi bisa.

SETUJU banget...!!!

Lalu yang jadi masalah apaan uzumaki???

Masalahnya adalah, apa yang diajarkan di sekolah adalah sesuatu yang tidak terlalu penting bagi seorang anak untuk menghadapi masa depan.

 Berani banget elo bilang gitu Uzumaki, ngak takut dimarahi oleh Menteri Pendidikan?

Ngapain takut, beliau ngurus soal ujian aja ngak bisa. *upzzzzzz

---

Di sekolah kita diajarkan untuk menjadi manusia SUPER. Bisa segala hal, jago matematika, fisika dan sekaligus bisa bahasa asing dengan baik. Karena semua mendapat porsi yang sama dalam jumlah jam pelajaran.

Walau kenyataannya adalah, itu adalah hal paling mustahil di dunia ini. Hampir tak ada orang jenius dalam berbagai bidang sekaligus.

Di sekolah terjadi pembunuhan setiap hari, pembunuhan terhadap kreativitas siswa. Seingatku banyak jenius dalam bidang seni yang akhirnya jadi guru matematika hanya karena mengikuti tuntutan sekolah tentang harus mendapat nilai bagus di ujian matematika.

Pun juga orang-orang berbakat sepak bola berakhir menjadi akuntan atau guru biologi, karena kesalahan sistem pendidikan kita yang mengkasifikasikan orang "jika ngak bisa matematika berarti bodoh".

Apa yang diajarkan di sekolah adalah hal "mudah" bin "gampang". ngak percaya? mari kita buktikan.

Seandaikan kita tidak pernah belajar matematika, kalau diberikan kalkulator pasti bisa menghitung. Ngak butuh rumus-rumus kalkulus yang bikin otak jadi keriting itu.

Tapi, kalau orang ngak pernah lihat biola, ngak mungkin orang bisa memainkan biola.

Kalau orang ngak tahu tentang SEJARAH, orang bisa buka google, langsung tahu. Tapi, kalau orang ngak pernah pegang pensil, ngak mungkin bisa menggambar.

Tengoklah bukti orang-orang yang sukses justru dalam bidang-bidang yang tidak diajarkan di sekolah. Pesulap, pembalap, panyanyi atau bahkan pelawak. Mereka adalah orang-orang yang terus dikenal oleh banyak orang karena memilih berbeda.

Dan tentu saja, keahlian mereka itu tak didapatkan di SEKOLAH.

Lalu apa yang menjadi masalah?

Hal-hal yang justru penting bagi masa depan anak hanya dijadikan sebagai ekskul, bukan pelaran utama. Misalnya Seni tari, basket, sepak bola, menggambar, dll.

Padahal dalam kehidupan nyata, hal-hal itu sangat berguna sebagai sebuah pekerjaan. Dan yang terjadi adalah sebaliknya, di sekolah, hal-hal penting ini hanya diberikan porsi yang sangat sedikit.

Padahal kreativitas itu harus dilepas seperti anak ayam, dibiarkan terbentur dengan masalah sebebas-bebasnya. Tentu saja, kreativitas itu tak mudah ditemukan. Lalu mengapa kita biarkan sekolah mematikan kreativitas seorang anak? begitu naifnya kita.

Kenapa pelajaran-pelajaran "mudah" diajarkan di sekolah?

Memang hanya itulah yang bisa dilakukan oleh sekolah, karena itu adalah hal yang mudah. Sekolah tak mampu mengajarkan hal-hal sulit seperti yang saya sebutkan di atas.

Akhirnya saya ingin bilang; jika setiap anak diberikan pilihan apakah ingin sekolah atau tidak? gue yakin semua akan berkata TIDAK.
Sekolah tak lebih dari sekedar kandang-kandang bersekat yang dijaga oleh penggembala galak dengan kumis yang tebal.

Jika ingin sukses, jangan pergi ke sekolah.

[END]

Kamis, 28 November 2013

Emakku Pahlawanku

Untuk seorang perempuan yang berusia senja, Emak kudeskripsikan sebagai seorang perempuan polos dengan cara berfikir yang sederhana. Kadang sebagai anak tertuanya gue sedikit kesal dengan perlakuan polos beliau.

Seperti selalu menanyakan "apakah pintu belakang sudah ditutup", "apakah lampu sudah dimatikan".

Hidup di jaman jahiliah membuat emak super protektif. Sehingga kalimat-kalimat di atas terjadi setiap hari. Katanya takut kalo ada maling. Saya juga takut kok emak...!!! Tapi ngak gitu juga tiap hari.

Itulah nasib bujang lapuk yang tinggal dengan ibunya. Ditambah dengan kenyataan emak menganggap anaknya ini masih kecil dan belum dewasa.

TAPI, di balik sikap "mengesalkan" beliau, aku selalu merindukan kepolosannya.

Tengoklah ketika kukabarkan sebuah berita bahagia.

"emak, aku diberikan kesempatan berkunjung ke China"

"cina?" emak pasang ekspresi aneh

"Iya mak, mewakili NTB"

"China itu desa di mana? di lombok?"

"Itu negara, dekat dengan Arab Saudi"

"Syukurlah, kalau begitu bisa sekalian mampir kasi beras ke bibimu di Madinah"

"..."

Aduh rupanya si emak ngak ngerti kalau China itu adalah sebuah negara. Sengaja kukatakan dekat Arab Saudi, biar beliau mengerti jika tempatnya jauh.

Namun yang selalu membuatku takzim adalah beliau selalu menitipkan beras atau hasil kebun lainnya jika aku berkunjung ke rumah bibi atau keluarga jauh.

---

Kejadian serupa juga terjadi, ketita aku mengabarkan sebuah berita gembira lainnya.

"Emak, saya diterima kerja di Jepang"

"Kapan mulai kerja?"

"Insyaallah awal tahun depan"

"Jepang itu di mana? kalau kirim beras lewat bis RIZKIKA bisa ngak"

"..."

Aduh emak, sayangnya ngak ada maskapai penerbangan yang bernama RIZKIKA. Kalaupun ada, buat apa mengirim beras sejauh itu melewati banyak negara.

Kadang kesal juga dengan si emak, ekspresinya datar. Aku kadang berfikir kasar, jangan-jangan beliau tidak bahagia kalau beritahukan kabar seperti di atas.

Namun di balik segala ekspresi datar dan kepolosan beliau. Beliau adalah emak pahlawan nomor satu di hatiku.

Mending jadiin orang tua sendiri sebagai pahlawan dan mengaguminya. daripada kagum sama Spiderman dan Superman, pahlawan-pahlawan ngak jelas itu.

Bukan begitu bung?

SETUJU...!!! (ekspresi baru menang undian 1 M)

Gen PENDIAM emak rupanya telah ter-copy 100% kepadaku. Aku tak pernah memberitahunya tentang apapun yang sedang aku jalani. Termasuk urusan percintaan.

Namun entah mengapa beliau selau tahu apa apa yang sedang terjadi dengan anaknya. Termasuk ketika anaknya broken heart karena cinta.

Usut punya usut, ternyata emak menyebarkan banyak teliksandi (red; spy) untuk menyadap informasi tentang anaknya.

Untuk korelasi antara urusan percintaan dan emak gue akan diceritakan pada tulisan berikutnya... hahaha

So, be patient,,, OK...!!!

---

Satu hal yang paling kusukai dari sifat emak adalah sikap "demokratis" yang beliau miliki. Tentu emak ngak pernah jadi aktivis adapalagi ikut berjuang di masa-masa kelam Indonesia tempo dulu.

"kalian boleh jadi apa saja, kalian saya sekolahkan agar memiliki cara berfikir yang berbeda dengan kami (emak dan bapak) yang tidak menamatkan bangku SMP"

*tentu saja beliau mengatakannya dengan bahasa daerah, jadi saya artikan biar kalian faham. wkwkwkwk

Kalimat itu tidak hanya sebuah kalimat retorik, karena beliau membuktikan dengan sikap. Misalnya tidak pernah memaksa aku harus bekerja dimanapun yang beliau impikan. Atau tak pernah memaksa aku harus kuliah dan menyelesaikannya dengan cepat.

Pun juga ketika kuceritakan mimpiku untuk mengelilingi dunia. Beliau mendengarkan dengan takzim dan tak menyela sedikitpun.

Termasuk ketika banyak orang mencela dan mengatakan itu tak mungkin. Beliau menasehatiku, kembali dengan kalimat yang bisa dihitung dengan jari.

"jika kau yakin, buktikan kalau mereka salah"

Akhirnya aku ingin berkata; tak bisa kubayangkan akan jadi apa aku jika tak ada ibu hebat seperti Emak.

Emas sugunung pun tak mungkin cukup untuk menggantikan perjuanganmu

TERIMA KASIH...

[END]

Sabtu, 16 November 2013

Kasir cantik BNI Rani (part 1)

Cerita ini berawal dari ke-ngeyelan emak gue yang mengira bisa ngirim uang ke bank BNI via POS Indonesia. Si Emak ceritanya bingung mau ngirim duit ke anaknya (ini adik gue) yang lagi kuliah di kota Mataram pake cara apaan. Lantaran  Bank BNI terdekat ada di  Kota Taliwang. Waktu tempuh kurang lebih 40 menitan. Hello,,, kasian banget hidup gue, nyari bank aja susah amat. Lalu terjadilah aksi "pemaksaan" itu.

"kirim uang ke POS ini buat adikmu"

"ngak bisa Emak kalo lewat POS"

"kok tahu, kan belum dicoba, kemaren haji Aceng ngirim uang dari POS"

"itu kalo kirimnya dengan western union atau wesel baru bisa"

"coba dulu"

"..." ngeyel ya emak gue.

Sebenarnya gue juga belum tahu pasti bisa apa kagaknya. Jadi gue putuskan nanya Om Google. Nah.... menurut Om Google ternyata ngak bisa.

"emak, menurut google, ngirimnya ngak bisa"

"Google itu apa?" nah susah juga mau jelasinnya gimana.

"jangan percaya gitu aja, pergi cek sana ke POS". Sebenarnya harga diri gue terinjak-injak. karena menurut gue, Om google selalu berhasil menjawab pertanyaan gue dengan benar. Termasuk beberapa pertnayaan saat ujian. Dan kali ini, om google benar-benar dilecehkan.

Sebagai anak berbakti, gue putusin buat pergi ke POS di Kecamatan. Walau sebenarnya udah tahu, pasti ngak bisa, tapi takut dianggap durhaka sama orang tua, jadi gue tetap pergi nanya ke petugas POS. bego ya gue...

WOOOOYYYYYY, cerita tentang kasir cantik BNI-nya mana?

sabar dulu penonton, ini juga lagi mau lanjutin.

Singkat cerita, gue terpaksa menuju ke Taliwang, tempat di mana bank BNI itu didirikan. Setelah ngambil tiga nomor antrian sekaligus, gue duduk dengan tenang di dalam ruang ber-AC.

Gue merasa bank BNI itu penuh dengan orang suci. Saat masuk ke Bank, satpamnya senyum simetris sambil bilang "ada yang bisa saya bantu". Kemudian pegawai lainnnya juga ngak mau kalah, ngsih senyum simetris dengan kalimat yang sama.
*Kalo disuruh bantuin nanam padi dibakalan mau ngak ya?... wkwkwk

Kita akan segera menuju inti dari postingan kali ini. Sabar sebentar, ntar gue kasih es limun. OK...!

Gila...! orang di bank itu dermawan banget, pantas aja banyak yang ngantri. Cuma modal kertas doank, kita bisa pulang bawa duit. Selain orang suci, ternyata duit mereka banyak juga.
*kren kan proses berfikir gue,,,

Selain baik, petugas di Bank itu cakep-cakep. Kalah deh cewek tercantik di kelurahan gue.

Nah,,, rupanya hati gue telah terpaut pada seorang kasir. di "bet"nya masih ada tulisan TRAINEE,. Nah artinya dia masih fresh graduate gitu. Beda tipis-lah sama gue...! Uhuuuuuiiiiii

Selama menunggu antrian, gue peras otak gimana caranya biar bisa kenalan. Tapi belum nemu ide yang cocok.

----

Biasanya setelah transaksi selesai, seorang kasir pasti berkata "ada lagi yang bisa saya bantu"

Seketika otak jahil gue menggila. serasa keluar dua tanduk di sana.

"Saya butuh bantuan mbak"

"apa yang bisa saya bantu?"

"apa ya,,, kok jadi lupa gini" ini akal bulus gue, biar agak lama dikit.

"ada yang bisa dibantu lagi"

"ada mbak, bisa minta no HP-nya"

"..." si Mbak memicingkan mata,

kemungkinan besar dia berfikir "cakep juga cowok ini, pengen banget deh jadi ceweknya dia" *NGAREP

Si kasir terdiam sembilu, kemungkinan dia kehabisan kata-kata dengan ke_jantanan seorang Uzumaki. Kemudian menuliskan beberapa digit nomer di kertas transaksi gue. Gue yakin dialah jodoh yang kirim oleh Tuhan untukku. *tsahhh

Untuk pertama kali di dalam hidup gue merasa punya harapan bisa memperbaiki keturunan.

Huuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu... Rasanya persis kayak gue main di Real Madrid, terus lawan Barcelona. Real Madrid menang 10 gol tanpa balas, dan gue berhasil cetak sejarah karena semua gol gue yang borong.
*ini 100% menghayal, sabar ya penonton.

-----

Apakah yang akan terjadi dengan Rani dan Uzumaki? nantikan kelanjutan kisahnya di postingan-postingan selanjutnya.

huuuuuuuuu,,, penonton kecewa. *lempar sandal.... Eitssss Gue tangkep.

HAHAHAHAHA

to be continued......

Kamis, 14 November 2013

Hubungan antara Jomblo dan Politik Pencitraan

Sekilas emang ngak ada korelasi sama sekali antara seorang jomblo dan Politik Pencitraan. Namun kalo gue lagi ngak malas mikir dan menyempatkan waktu sejenak untuk merenungkan nasib gue yang "nelangsa" ini. Akhirnya gue menemukan hubungannya walaupun sedikit maksa.

Mengapa kalian harus membaca tulisan ini?
Karena sebelum tulisan ini diangkat, gue terlebih dahulu melakukan eksperimen dan penelitian mendalam terhadap jomblo-jomblo yang nelangsa. Dan jika kalian jomblo, tentu kalian harus mencari orang-orang yang senasip dan sepenanggungan. Biar gak kesepian dan pengen gantung diri di pohon cabe.

OK, mari kita mulai...!!!

---

Dunia perpolitikan Indonesia sedang digemparkan dengan banyak tindak korupsi dan pencucian uang. Dan pemimpin-pemimpin kita dicurigai terlalu banyak melakukan pencitraan di media. Sedangkan hasil nyata dari kepemimpinan mereka NOL besar.

Mr. Presiden misalnya, menurut gue beliau sudah melakukan banyak tindakan memperbaiki bangsa ini. Walaupun susah untuk dibedakan, negara ini menjadi lebih baik atau malah tergadaikan ke pihak asing. Namun dibalik segala ke-calm-an beliau, rupanya media telah balik menyerang beliau di akhir kepemimpinannya. Berbeda dengan ketika beliau mulai memimpin di tahun 2004.

Berat banget bahasa gue, udah mirip pengamat politik belum...?

Ngomong-ngomong tentang pengamat politik, tata kota dll, mereka adalah orang-orang yang munafik.

Ok, elu boleh cincang gue, tapi gue ngak akan narik pernyataan gue di atas. (bergaya ala Ahok)

Mereka berlomba-lomba mengkritisi pemerintah. Namun apa sebenarnya yang udah mereka lakukan selain mengkritik? Jawabanya ngak ada

Ada pengamat tata kota yang ternyata datang ke tempat interview di sebuah stasiun TV dengan mobil pribadi. Padahal jaraknya dekat. Padahal dalam solusi kemacetannya mereka minta agar masyarakat beralih ke angkutan umum. Dan gue heran, bagaimana mungkin "pengamat" menjadi sebuah pekerjaan.

SKIP Please, ceritanya udah melenceng jauh.

Upssss,,, sorry bang, gue lagi kesal aja dengan ulah para pemimpin bangsa ini.

OK, back to the point

Mengapa gue berani mengatakan bahwa para jomblo nelangsa di luaran sana juga melakukan banyak politik pencitraan. Karena gue pernah jadi jomblo, jadi gue khatam banget kelakuan para jomblo.

"tante besok mau ke mall ya"

"iya, kamu besok ikut tante"

"ok, siap tante"

"jam 12 bisa ya?"

"bisa banget, apa sih yang nggak buat tante"

"kamu gak jum'at-an, besok kan hari jumat"

"..." gigit-gigit jari karena ketahuan ngak pernah jumatan.

Ada yang bilang, "kalo elu pengen pacaran sama seorang, pacaranlah dulu dengan orang tuanya". Ini ungkapan orang-orang yang ngak berperasaan. Kalo gue pacaran sama ibunya, kemungkinan besar si cewek malah ntar jadi anak tiri gue, bukannya jadi cewek gue. atau elu tega menduakan cinta si cewek dengan cinta ibunya. *PLAKKKKK,
*keren kan proses berfikir gue.... hahahaha

-----

Pencitraan yang gue maksud adalah, melakukan segala tindakan yang membuat si doi menjadi terpesona dengan elu. Walaupun tindakan-tindakan itu sering menentang hukum "kekekalan Tuhan".

Misalnya merasa bisa seperti M. Jordan, ketika mendekati seorang cewek yang hobi bermain basket. Padahal jelas-jelas ngak pernah lihat bola basket.

Tiba-tiba menjadi puitis, ketika tahu si doi adalah mahasiswa jurusan sastra. Tiba-tiba sok bisa bahasa inggris ketika PDKT sama cewek Jur. english. Padahal bahasa daerah aja masih belepotan. Merasa lebih hebat dari Einstein ketika dekat sama cewek Fisika.

Parahnya lagi, ada yang pura-pura menjadi ganteng, padahal jelas-jelas kenyataannya ngak mungkin berubah.

Masih banyak lagi pencitraan-pencitraan yang dilakukan oleh para Jomblo-wan di luaran sana agar terlihat OK di  mata si doi.

Kasian sekali hidup kalian nak...!!!
 
-----
 
So, masih dengan pertanyaan yang sama bang. Bagaimana cara agar segera mengakhiri predikat jomblo yang udah lama tersematkan ini?

Akhirnya gue harus bilang; siapun kalian, jomblo dan sedang melakukan pencitraan. Lebih baik hentikan saja, karena tak ada gunanya. Hubungan yang dibangun di atas dasar keberpura-puraan pasti lapuk di makan waktu. Jadi diri sendiri aja, karena itu jauh lebih baik. Walau kenyataannya kita ngak terlahir mirip Cristian Sugiono atau secantik Luna Maya. Namun dengan menjadi diri sendiri, kita menjadi lebih kaya dari siapapun.

[Wassalam]

Rabu, 13 November 2013

Siapa Uzumaki

Yang ingin tahu siapa uzumaki ayo gabung di sini. Tangan kanan di atas, goyangkan badan, lalu teriakkan "zumaki". yeahhhhhhh... Yeahhhhh.

Lagi bingung mau nulis apaan, jadi berakhirlah dengan tulisan "siapa uzumaki". Walau sebenarnya ngak penting untuk tahu siapa uzumaki. Tapi tolong dibaca ya, ntar gue kasih goceng. hahahaha

ada beberapa alasan mengapa gue menulis ini. Salah satunya karena kuota modem masih OK. Dan beberapa alasan kemanusiaan lainnya.

Iya iya, siapa sih sebenarnya uzumaki?

Oke mari mulai dengan kata "Uzumaki". Kata ini tidak memiliki nilan filosofis apapun. So, ngak usah difikirin. Jika kalian pecinta naruto, kalian tidak akan asing dengan nama ini. Nah, karena gue rasa nama itu keren, jadi gue comot aja jadi nama panggilan.

Dasar lelaki tak berpendirian. wuuuuuuuuu

Gue juga sulit mendefinisikan siapa diri gue. Sehingga kalo ada yang nanya apa kerjaannya sekarang? Gue lebih sering jawab kalo gue PREMAN. Nah pas situasi ini, banyak yang terkagum-kagum. "kok ada ya preman ganteng?" ini kata teman gue. *kemungkinan besar dia kena katarak.

Menurut morfologi bahasa, PREMAN itu berasal dari kata Free Man, artinya orang yang bebas. Persis banget kayak gue, bebas banget mau ngapa-ngapain. Asal jangan nyolong mangga tetangga.

Jawaban ini adalah jawaban terbaik karena banyak banget teman-teman seangkatan yang bertanya "apa kerjannya sekarang?", ini pertanyaan paling ngeselin di seluruh dunia. Karena indikasi dari pertanyaan itu adalah, orang yang bertanya ingin memamerkan kerjaannya.

Lalu keluarlah jawaban "gue seorang PREMAN". hahahaha

Seharusnya pertanyaannya diganti dengan yang lebih elegan, misalnya "apa kesibukan elu sekarang?". Nah gue kan bisa jawab kalo lagi nyari cara buat mindahin Tembok besar China ke Indonesia. Atau lagi sibuk ngelelang pulau-pulau terluar Indonesia ke negara Asing. Makanya sibuk banget.

OK, pertanyaannya kita ganti. Kesibukan lain elu selain sebagai PREMAN apaan? *good question

Gue juga mengidentifikasikan diri gue sebagai seorang PEMIMPI. (ini kerjaan yang mulia banget). Karena itu gue lebih sering  tidur daripada bekerja. Tentu saja tak ada waktu bagi seorang pemimpi untuk melakukan tindak korupsi atau pencucian uang. Oleh karena itu, gue pengen banget ngajuin kalo pemimpi itu menjadi sebuah jenis pekerjaan.

Gue penganut faham garis keras dengan filosofi hidup berawal dari mimpi. Karena itu gue lebih banyak tidur daripada bangun. okey sippp

Why?
Di Indonesia ini, kita kekurangan stok pemimpi, hampir tak ada lagi orang-orang yang berani bermimpi besar. Karena itu, ayo kita wujudkan Indonesia Bermimpi 2014.

*Hebatkan bahasa gue, orang yang masih di tingkatan beginner ngak akan mengerti. hohohoho

Selain itu gue menulis tentang keresahan dan kegundahan gue mengenai apa yang terjadi di alam semesta ini (malu bilang GALAU). Dan salah satu alasan orang galau di jaman ini adalah karena terlalu lama menjadi jomblo. Walau ada yang bilang "jomblo itu pilihan", namun dalam kasus gue, kayaknya udah menjadi nasib. Sedih banget nasibmu nak... hikz hikz hikz

Jadi bingung nih Om Uzumaki. elu sebenarnya siapa sih? kalo pengen tahu, ya udah follow aja gue di ferry rempe, dan tetap update kisah "penjahat kecil" di catatan penjahat kecil.

Akhir kata, semoga kalian menjadi orang yang benar, cepat punya pasangan hidup, banyak pahala karena membaca blog ini, trus masuk surga. Aminnnnn

[wassalam]

Selasa, 12 November 2013

Risalah sarjana muda

Postingan ini serius, siapkan kopi dan cemilan, duduk yang manis. AND here we go....!!!

"Pernahkah mengejar sesuatu dan ternyata sulit untuk mendapatkannya? Lalu relakah jika kemudian kita melepaskannya dengan mudah?" Pertanyaan itu disampaikan oleh rumput-rumput yang bergoyang saat gue lagi merenung di depan rumah sambil makan batagor. *alah,,, ngak penting banget.

Usut punya usut, Rupanya kalimat di atas merupakan kalimat pegangan mutlak para anggota Mahasiswa Paling Lama (red; Mapala) yang menjadi alasan mengapa mereka enggan untuk enyah dari kampus yang mereka cintai.

Kalau lagi ngak malas mikir, kalimat itu ada benarnya juga. Bukankah masuk kuliah itu sulit. Mulai dari desak-desakkan pas daftar, capek mikir pas lagi tes, pun juga termasuk dag dig dug dalam urusan menunggu pengumuman. Apalagi jika ada kasus sogok menyogok agar bisa masuk kampus yang bagus.

Dengan banyaknya veriabel itu, saya heran jika ada yang ingin cepat-cepat enyah dari bangku perkuliahan. *eitssss, jangan lampar bangku dulu, lempar duit 10 ribuan boleh...

Coba deh berfikir realistis, hanya untuk urusan kuliahan aja orang-orang berjuang mati-matian buat belajar dengan serius biar segera WISUDA. Padahal perjuangan biar bisa kuliah itu susahnya minta ampun. *ngerti ngak? sabar, ini bahasa tingkat beginner

Setelah merenung dan berfikir hingga semangkuk batagor habis, gue memutuskan PRO kepada para MAPALA. Tapi, hanya kepada Mapala yang kritis dan berbicara sesuai dengan kapasitas, kapabilitas, imutas, isi tas dan tas tas yang lain. OK

---

Awalnya gue fikir segala sesuatu akan menjadi mudah jika kita wisuda. Namun ternyata urusan mencari pekerjaan jauh lebih sulit dari yang gue bayangkan. Loh kok bisa? Kenyataan bahwa dunia kerja menuntut orang-orang dengan skill yang pas dibidangnya. Dan kenyataan yang menyakitkan adalah tak banyak hal yang bisa dipelajari dari bangku perkuliahan.

Kalian boleh cincang-cincang gue karena pernyataan gue itu. Tapi, coba tengok fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Banyaknya pengangguran di usia-usia produktif adalah salah satu contohnya. Dan yang lebih menyakitkan adalah, sebagian besar dari mereka adalah lulusan-lulusan perguruan tinggi.

Kalian boleh ngak setuju, karena mungkin kalian belum pernah merasakan sulitnya menjadi pengangguran.

Hampir tak ada hikmah dari menganggur. Semangat yang tergerus oleh waktu, saingan yang semakin beringas mengambil setiap kesempatan pekerjaan dengan cara-cara yang licik. Pun juga kenyataan bahwa ada ratusan ribu pengangguran terdidik yang gugup menghadapi kenyataan bangsa ini. Kemudian jika menilik kepada kelakuan pemimpin di bangsa ini, suram sekali rasanya masa depan itu nak. #nicewisdom... jangan serius gitu lah bro.. hahahaha

Di dunia kerja, kenyataan menjadi semakin aneh. Sarjana Matematika menjadi fotografer, mahasiswa biologi menjadi pegawai bank. Bahkan karena desakan ekonomi, sarjana hukum harus rela menjadi sopir taksi.

Lalu apa gunanya Kuliah? Silahkan kalian jawab sendiri. Tentu kalian punya jawaban sendiri.

-----

OK, back to the topic lagi tentang kegalauan/risalah para sarjana muda.

Simak dialog singkat di bawah ini,
       "hebat banget bro, bisa lulus sebagai pegawai bank" ini gue yang nanya ke teman
       "ngak juga bro"
       "kok elu bisa lulus, bukannys sulit banget ya"
       "gue ada orang dalem"
       "abdi dalem???" sok pura-pura bego, padahal emang bego
       "elu KKN ya, wah ambil rizki orang itu namanya"
       "kalo gue ngak KKN, yang lain yang KKN, gimana donk?"
       "..." Ngak tahu harus jawab apa, *tampar gue plisssss, seburuk itukah kenyataan di bangsa ini.

Pusing dengan cerita di atas? sama, gue juga pusing

"sistem yang ada sekarang ibarat sebuah tsunami" ini tambahan pernyataan teman itu. Gue bingung, kalimat ini bikin pusing. Tingkatan bahasanya udah intermediete

Setelah gue analisa (dengan kecepatan 7,2 Mbps), ternyata pernyataan si teman ada benarnya. Jika aksi sogok menyogok itu adalah ibarat sebuah tsunami, tentu tak mungkin bisa dibendung dengan tembok setinggi 4 m. Cara satu-satunya selamat adalah dengan mengikuti arus tsunami itu.Ya, jadi penyogok juga.

"kalau gue ngak nyogok, saingan yang lain juga nyogok" kalimat ini bikin kuping gue tambah panas.

Ingin kutampar muka si Sarjana Matematika yang lulus Cumlaude itu, namun ternyata memilih menjadi pegawai bank.
Tapi gak bisa, karena waktu jaman kuliah gue sering nginap di kontrakannya. Terus dia sering minjamin gue duit. gimana donk???? dilema gue jadinya

Emang benar kata guru gue jaman SMA, "trigonometri, logaritma dkk ngak akan berguna di kehidupan nyata, jadi ngak usah dipelajari". Ini didikan guru ngak bijak, cukup hanya aku yang menjadi korbannya. Kalian jangan ikut-ikut. OK

LUPAKAN SEJENAK, fokus lagi ke topik pembicaraan.

Separah itukah bangsa ini?

Terus terang, gue lelaki optimis. Lebih baik mati, daripada menyerah sebelum berperang. Lalu relakah kita mati dalam menghadapi arus tsunami yang begitu besar, padahal tuntutan untuk bertahan hidup jauh lebih besar. Jika kita terus berjuang, tentu "suci dalam debu" adalah sebuah kutipan yang cocok untuk menggambarkannya.

Suram sekali rasanya masa depan pemuda di negeri ini. Bukan begitu bung...???

Lalu apa yang harus kalian lakukan sebagai mahasiswa?

Dengarkan ini baik-baik, cermati dan lakukan, ini sangat penting jadi camkan baik-baik wahai mahasiswa; cobalah bantu pemerintah untuk menekan pengangguran dengan lulus lebih lama.

Mulia sekali bukan?

[wassalam]

Minggu, 10 November 2013

Mahasiswa VS Skripsi

Yang MAHASISWA angkat tangannya. (jangan tinggi-tinggi woyyyy, bau ketek) SKIP...

Gue mau posting dikit nih tentang perkara mahasiswa di jaman ini. Banyak sih sebenarnya, tapi gue pengen angkat dikit aja bersarkan pengalaman, so check this out yooooo....!!!

---

"Setiap orang pasti merindukan masa lalu"

Loh kok bisa,,,?

tengok aja, ketika kita SMA, kita begitu merindukan jaman SMP. Pun juga ketika kita Kuliah, juga merindukan jaman SMA.

Gue punya teori, bahwa 0,1 % mahasiswa Indonesia yang merindukan masa depan. Sedangkan 99,9% merindukan masa lalu. (ini hasil penerawangan) bukan LSI

Nah,,, ngomong-ngomong tentang masa depan. Apa sih sebenarnya tujuan menjadi mahasiswa kalau ternyata mahasiswa lebih merindukan jaman SMA ato SMP-nya daripada merindukan masa depan. Jangan-jangan masa depan itu memang begitu suram adanya.

Ngomong-ngomong tentang mahasiswa, tentu nggak afdol kalo ngak ngomongin tentang SKRIPSI. Kalo lagi ngomongin tentang skripsi, kurang afdol juga kalo gak ngomongin tentang Mahasiswa. ehhhh, WISUDA maksudnya.

OK, dengarkan dikit kisah gue ini...

----
"kapan lulus"

kalimat itu menjadi momok bagi para mahasiswa, apalagi yang tinggal dikampung. Seharusnya gue senang karena banyak banget yang peduli sama gue dengan  menanyakan hal sama. Tapi hati ini gak bisa berbohong GUE KESAL.

Gue tinggal di kampung. dan dikampung semua benda pasti bertelinga, termasuk pagar rumah, pohon mangga, pun juga batu-batu di jalan.

Apalagi ada tetangga yang mengganti kalimatnya dengan kalimat yang lebih menjengkelkan. "KAPAN WISUDA". *PLAKKKKK, cekik aja gue

huhhhhhhhhhhhhh,,,,,

Coba aja kalian yang kuliah biar tahu rasanya menghadapi dosen pembimbing yang galak, sok pintar, sok bijak, jual mahal, dan beribu ungkapan buruk lainnya. Walopun itu demi kebaikan kita, tapi tetap aja gue ngak ridho udah dibuat pusing 7 keliling.

Emang Apa sih masalahnya mahasiswa-mahasiswa jaman sekarang?

BANYAK BANGET BROW, eh sorry,,, ada beberapa aja. hehehehe

Masalah di tingkat akhir biasanya adalah SKRIPSI. Apalagi kebiasaan mahasiswa yang melakukan hal ini; masalah dijadikan judul, bukan judul dijadikan masalah.

ditambah lagi dengan dosen pembimbing yang juga bermasalah. Suram rasanya masa depan ini nak.

BTW, kalo bikin skripsi tentu harus ada penelitian terlebih dahulu. NAHHHHHH, sebenarnya gue pengen tantang mahasiswa beberapa jurusan di Indonesia ini untuk melakukan penelitian yang sungguh-sungguh. kali ini serius ya....

Jurusan Tehnik Sipil : buatlah pintu kemana saja atau pintu ke masa depan, biar gue bisa ke masa depan terus ketemu diri gue yang udah jadi Doktor and gue pinjam disertasinya (amin amin). Pasti DP gue jadi bingung karena skripsi gue bercita rasa Disertasi.

Biarin di nganga sambil guling-guling dengan kejeniusan gue.

Jurusan Kehutanan ; Please... kembang biakkan POHON DUIT, biar utang negara negara ini bisa kelar. Tapi awas jangan sampe bocor penelitiannya, karena SPIONASE USA dan Ausie di Indonesia.

Jurusan Biologi
; Cari cara agar DUIT bisa membelah diri seperti Amoeba. Biar meringankan beban anak kos di akhir bulan.

Kalo elo bisa, gue angkat elo menjadi manusia setengah dewa deh gpp...

PLEASE....

---

Akhirnya gue harus bilang; Siapapun kalian dan dimanapun kalian berada. Mahasiswa, dan disibukkan oleh skripsi, jangan baca tulisan ini. efek yang ditimbulkan setelahnya bukan tanggung jawab penulis lagi

[Wassalam]

Sabtu, 09 November 2013

Cinta ditolak, tetap semangat

Tadi sore, nekat menjadi penjaga gawang dalam pertandingan bola. Terus kemasukan 5 gol. Kemudian menjadi bulan-bulanan teman-teman. Ada yang pengen gantung saya di tiang gawang, ada yang pengen suruh saya jalan kaki pulang. macam-macamlah pokoknya.

Perasaan Elo gimana?

Perasaan gue biasa aja. Namun semua berubah setelah negara api menyerang. hahahahaha

Semua berubah setelah ngak sengaja mendengar teman yang lagi bicarain PLANING malam minggu mereka. Ada yang mau pergi ngapel, ada yang ketemuan. Seru banget kayaknya pembicaraan mereka.

Terus malam minggu elo ngapain aja?

Maen Karambol bareng anak tetangga.

Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt....

SKIP

lupakan tentang malam mingguan gue yang selalu sendiri. Gue selalu kurang percaya diri kalo bahasannya tentang itu. Gue punya bahasan lain yang lebih menarik.

Gue pengen cerita pengalaman ditolak cewek, dan bagaimana perasaan gue.

Begini ceritanya. Malam minggu beberpa bulan yang lalu, gue maksain diri ketemu temen SMA gue. Itu jaman tahun ngak enak lah pokoknya. karena udah lama banget. hehehe

Ceritanya gue udah PDKT sama dia selama 3 bulan, dan kenyataan bahwa gue udah suka dia sejak jaman SMA ngak bisa lagi disembunyikan. 

Kebetulan banget tuh, malam itu pas banget dia ulang tahun. Gue pengen ngasi dia hadiah yang spesial.

Hadiahnya apa?

Ada deh, pokoknya spesial. Elu ngak usah tahu. RAHASIA. Kepo banget lo.

Sebagai lelaki pemalu, gua tembak dia pake surat. Eitssss, jangan salah, gua ada di situ kok. Menunggu dengan gagah apapun jawaban dia.

Singkat kata singkat cerita akhirnya dia menolak gue.

Alasannya "gue ngak mau pacaran dulu".

Kita sebagai lelaki selalu serba salah kalo sudah tersudutkan dengan alasan "gue ngak mau pacaran dulu". Mau maksa? ngak mungkin, alasannya realistis. Mau pasrah? susah juga, perjuangan udah kepalang tanggung.

Sebagai lelaki tahu diri.*tsah... Gue terima apapun jawabannya.

Termasuk saat dia bilang "gue ngak mau pacaran dulu". 

Elu KECEWA bro?

NGGAK, sekali lagi NGGAK.

Gue malah bersyukur, karena ternyata dia menerima pernyataan cinta lelaki lain dua hari setelah itu.

Kok elu tahu?

Karena lelaki yang nembak dia teman baik gue.

Perasaan elu gimana bro?

Gue biasa aja brow. Dia telah membuat keputusan salah dengan menolak calon lelaki hebat ini. Aku tak tahu apakah suatu hari nanti dia akan menyesal. Tapi aku syukuri penolakannya terhadap "cinta"ku.

Lalu apa yang akan kau lakukan. SORRY, kau masih jomblo kan?

Ada yang bilang; cinta ditolak dukun bertindak, cinta ditolak VISA bertindak, atau cinta ditolak alkohol ditenggak.

MAAF, gue calon lelaki hebat. Itu bukan cara ninjaku. (naruto) hehehe

Dengarkan nasihat abang Uzumaki ini

Siapun kamu di sana. Ditolak atau putus cinta, cobalah untuk fokus dalam kerjaanmu sekarang. Kejarlah prestasimu. Tak ada gunanya MOVE ON cepat-cepat, jauh lebih penting MOVE UP. kalau akhirnya kamu berpindah ke hati yang sama, kemudian melakukan kesalahan sama pula. Tentu tak ada artinya. Berpindahlah ke hati yang lebih baik.

Bukankah begitu bung???

Berjuanglah dan tetap semangat. Jika suatu hari nanti engkau telah menjadi seorang CEO sebuah perusahaan besar. Atau kau telah menjadi seorang pengusaha kelas dunia.

Maka dengan sendirinya dia akan berkata "lelaki hebat itu pernah nembak aku dulu", atau "CEO itu pernah jadi pacar aku dulu"

Cukuplah kata "pernah" baginya.

Karena saat itu kau telah bersama pasangan yang lebih pantas. Pasangan yang mengerti dan menjadi motor penggerak kesuksesanmu.

Ditolak atau Putus cinta. katakan; AKU TETAP SEMANGAT.

Kamis, 07 November 2013

Hujan dan para jomblo

Pengen nulis tapi butuh kopi, pengen ngopi tapi ngak ada kopi, pengen keluar beli, lagi malas. Alahhhhhhh,,, mati aja sono, ribet bner mau nulis doank. Belum tentu juga ada yang baca. hahaha

Namun kalian harus tahu, menulis itu, persis kayak orang jatuh cinta. Ngak pernah ngasi tahu kapan mau datang. Eh tiba-tibanya mengetuk hati kita. *tsahh

Nah kalo perasaan ingin menulis lagi menggebu-gebu. Ya udah mulai aja nulis, dan biasanya bagus. Kalo udah merasa cinta banget. Ya udah, tembak aja, dan biasanya berhasil. OK MAS BRO...! gitu aja repot.

Lagi-lagi, tulisan ini tidak memenuhi kriteria penulisan yang bener. Loncat sana loncat sini sesuka hati. Persis kayak Koruptor yang sulit banget ditangkap. EGP....

----

BTW, Sekarang lagi musim hujan, artinya mau masuk musim cocok tanam. Sedangkan pohon-pohon mulai berbunga dan berbuah. Namun hatiku gue tetap gunda gulana...! Plizzzzzz heleeeeepppppppp me

Nggak usah ditebak. Pasti udah tahu semuanya. Iya... Iya... Gue jomblo ngenes... PUAS

Gue punya teori tentang hujan
Jumlah curah hujan yang turun ke bumi berbanding lurus dengan jumlah jomblo yang menatap ke luar jendela.

Loh kok bisa?

Karena banyak kenangan indah biasanya terjadi saat hujan.

Nah, ini termasuk gue...!!! bangga karena punya banyak teman senasip sepenanggungan. hehehehe

Entah kenapa, hujan telah menjadi salah satu sumber inspirasi orang-orang dalam membuat lagu-lagu cinta. Pun juga sumber inspirasi dalam membuat novel atau cerita. Tengok saja lagu anak-anak "tik-tik bunyi hujan di atas genting". *PLAKKK

hahahaha, hubungannya sama romantisme muda-mudi, apaan?

Atau dengerin aja lagunya Utopia,
"aku selalu bahagia sepanjang hari, karena hujan telah menahanmu di sini, untukku". Ini lagu favorite gue sepanjang masa.


Ada juga lagu "november rain" miliknya Guns' n Roses. Bahkan grup band asal Jogja jelas-jelas namain dirinya "The Rain", terus punya lagu yang judulnya "hujan" juga.

Iya ya.... kok bisa...?

Itu karena hujan selalu membawa sejuta kisah dan kenangan. Coba aja liat K-Drama itu, pasti ada adegan hujan-hujanan, sambil teriak-teriak "sarangheyo". * padahal lebih enakan juga sarang semut

Sampai iklan "KOMIK" juga gak mau ketinggalan ada adegan hujan-hujanannya.

Pun juga kisah cinta seorang anak manusia. Pasti ada adegan hujan-hujanannya juga. (ini biasanya yang kurang bahagia pas masa kecilnya). Makanya dibalik derasnya hujan, ada terselip kenangan tentangnya.


Whatever,
Bukan INDONESIA namanya kalo ngak bisa memanfaatkan keadaan, termasuk hujan. Berbagai macam usaha mulai menjamur persis seperti jamur -- ini contoh penulisan yang salah, karena jamur pasti menjamur. Usaha yang menjamur misalnya ojek payung, cuci mobil/motor 24 jam, atau juga jasa kurir.

Hebat kan Orang INDONESIA.
---

Akhirnya saya tutup dengan kalimat : Siapapun kalian, Jomblo dan nelangsa. Hindarilah jendela ketika hujan turun. Karena efek yang terjadi setelahnya tidak bisa ditanggung oleh penulis.

Orang hebat, ninggalin jejak........!!

Senin, 04 November 2013

Malaikat Pasti Punya Facebook

 

Co : Adek...!!!
Ce : Iya bang
Co : Confirm Facebook aq donk
ce : Emang kenapa bang?
Co : Biar dunia tahu, malaikat juga punya Facebook

SKIP please, pengen muntah rasanya. WC mana WC mana,,,
*adegan di atas pernah gue coba praktekan. Namun berhasil membuat Si Cewek muntah di baju gue.
*adegan sengaja dibuat oleh penulis untuk membantu orang yang sedang mual mengakhiri penderitaannya.

Tulisan kali ini ngak ada hubungannya dengan gombalan di atas. Loh kok bisa? Judulnya udah mecing banget sama isinya bro.

"Gak pengen aja?"
"emang kenapa?"
"Gue Jomblo, bego. Emang mau gombalin siapa?"

Tuh kan, elo bikin gue keingat mantan lagi. (lari ke kamar mandi sambil terisak-isak ala adegan J-drama)

 -----------------------

"Hari ini kan tanggal 5 November 2013"
"Iya udah tau, hubungan sama Malaikat apaan?"
"sabar anak muda, biar Om ceritakan dulu"

5 November 2013 itu bertepatan sama tahun baru Hijriah 1435. Coba deh elo liat Facebook. Itu loh situs pertemenan miliknya om Zuckerberg taipan asal New York. 

Orang-orang pada bikin status yang isinya macam-macam. Ada yang bersyukur, ada juga yang merasa hina sekali hidupnya sampe meminta maaf dan memanjatkan doa beribu-ribu kata. Sampe harus klik "continoue reading" dulu, baru bisa baca secara complete.

Trus kenapa harus bingung?

Nah itu dia, jaman udah berubah, berdoa bukan lagi di Masjid atau sehabis sholat, tapi di Facebook. Bisa aja sih, dia Sholat trus kemudian Online and updete doanya di FB kan bro. Gue ngak ada masalah soal itu,

Pertanyaannya sederhana aja, kalo orang udah mulai banyak berdoa di facebook, pastinya di situ juga ada malaikat yang mencatat. Nah, artinya MALAIKAT JUGA HARUS PUNYA FACEBOOK.

So...?

Pale lo somplak, nanya terus elo... Bego banget, ngak ngerti-ngerti.

[wassalam]

I LOVE U MOM

Biasanya kalau lagi gak bisa tidur (kalo gak salah disebut anemia ato amonia gitu deh, pokoknya ada mia mia -nya). Gue mulai melakukan hal-hal yang aneh. Salah satunya bergaya ala Samurai dari Jepang. (efek nonton film 13 assasins dan The last Samurai)

Setiap orang punya fantasi masing-masing, dan salah satu fantasi gue adalah menjadi Samurai. Itu loh Ksatria Jepang yang bawa pedang panjang dan memakai baju Zirah(ji). Namun karena masalah keuangan yang serius, gue ngak mampu beli pedang Katana sama baju Zirah itu. Alhasil gue pake sapu sebagai katana dan buat baju zirah sendiri pake kardus bekas. Kasian sekali hidupmu nak... puk puk puk

Jangan elo bayangin gimana jadinya. Malam-malam pukul 2 ada orang lagi bergaya ala samurai GAGAL sedang latihan pedang di depan rumah. Pedangnya terbuat dari sapu yang dibentuk sedemikian rupa agar mendekati KATANA. bayanginnya aja ngeri banget, apalagi liat secara LIVE terus diliput 7 TV Nasional. Bisa kalah tuh nikahnya Anang-Asyanti.

"Terus hubungan judul sama cerita elo di atas apaan"
"Ngak ada ya"
"Pura-pura bego lagi"
"Ya maaf, namanya jg lagi jomblo"
"Apa hubungannya woyyyyyyy"

OK, kita fokus buat ceritain tentang keluarga gua. Edisi kali ini gue pengen cerita tentang Emak gue. Hebat bener, ini udah abad 21. Masih aja manggilnya EMAK. 

Mau gimana lagi donk, Si Emak udah gua coba panggil Nyokap, dia bilang itu nama monyet peliharaannya tetangga. Gue panggil bunda, Emak bilang gue sok ngikutin orang-orang di Sinetron-sinetron Indosiar itu. Hilang akal gue, jadinya panggilan Emak tetap melekat.

---

Eitssss, Fokus fokus

Emang mau cerita apaan sih...?
Elo masih ingat kan kalo hari ibu itu jatuhnya pas tanggal 22 Desember. Awalnya perasaan gue biasa aja, namun semua berubah setelah negara api menyerang. Halahhhhhhh, ngomong apa ini....

Gue paksa diri buat ucapin Selamat Hari ibu.

Beginilah sepenggal percakapannya;

"Emak, Selamat hari Ibu"
"Kamu saya sekolahin biar pintar, anak SD jg tahu sekarang hari senin?"
"iya ngerti, ini hari senin, tapi hari ini hari ibu. Makanya Feri ucapin selamat hari Ibu"
"Apa? Ibu gak ulang tahun hari ini" Ambil golok Plizzzz, bunuh gue. Gue ngak tahan lagi hidup di dunia ini...!!!
"kalo gitu, I Love You Mom"
"Itu surat Al Quran ya?, artinya apa?"
"Kasi aja gue racun, ngak sanggup hidup lagi Ya Tuhan"

Ibu gue Intelek kan? Bangga Banget jadi anaknya. hahahahaha

Tinggalkan Koment Oyyyyyyy.....!!!!!

Minggu, 03 November 2013

China dan kisah 200 ribu rupiah

China, Aku datang... 
Siapa sangka seorang pemuda aneh yang tak pernah beruntung ini berhasil menginjakkan kaki di negeri tirai bambu. (Setelah ku fikir-fikir, bambu di desaku lebih banyak daripada di China. Tapi kenapa gak dinamakan desa Tirai Bambu ya?) SKIP please, ini pemikiran orang jomblo, jadi suka aneh. ^_^

Awal perjalanan ini diwarnai dengan sebuah ketidak beruntungan.

Tebakan jitu saudara-saudara. Kalian cocok menjadi penjudi togel.
#ngawur, korelasinya apaan?

Semua proposal kena denied. gak dapet sepeserpun dari pemerintah NTB.
Ingin kubakar rumah si pemimpin muda yang konon sering berkoar-koar dalam pidatonya tentang mengapresiasi pemuda yang berprestasi.

Pun juga, ingin kutinju muka si pemimpin di Kabupatenku atas sulitnya birokrasi bertemu DIA. Tak ada artinya pidato anda tentang membangun daerah. Pun, hal sepele tentang birokrasi tak mampu anda benahi.

Namun, terima kasih banyak kepada para staf KEMENPORA yang telah membuat program Pertukaran Pemuda Indonesia China. Kalian adalah pahlawanku. (oalah, jangan lebai donk)

Walau semua biaya perjalanan ditanggung Kemenpora. Awalnya sempat was-was, maklum uang dikantong hanya 200rb. Jumlah itupun harus dikurangi sejumlah 75rb untuk membayar pembelian baju seragam dan beberapa atribut pribadi yang dipesan ke ketua kelompok Fia. eits,,, hampir lupa, bayar airport tax 25rb di lombok. Hitung sendiri aja sisanya berapa.
*Sumpah, pengen nyekek orang di DIKPORA NTB juga. Bikin malu sama daerah lain aja.

"Emang bisa beli apa dengan uang segitu..?"
"kamu nanya?"
"iya"
"beli hatiku aja" hehehehehe

Kalo di awal sempat waswas, nah sebelum keberangkatan sempat Jantung hampir copot. Karena tak ada di dalam SOP Panitia akan memberikan uang saku.

Jreng Jreng....
Uang yang ditunggu pun tiba. Hari itu berasa melihat orang DIKPORA sebagai orang suci yang baik hatinya.
Rp. 1 juta

"1 juta doank"
"iya"
"kafilah MTQ kabupatenku aja dapet 3 juta uang saku saat lomba di Provinsi per orang"
"wakili negara, cuma dikasi 1 juta?"
"mau gimana lagi donk bro, Indonesia kan lagi banyak utang luar negeri, jadi kudu ngirit mungkin"

----

Trust me, selama di China peserta yang lain keluar masuk toko souvenir-lah, toko baju-lah, toko sepatu-lah.
Eits,,, aku juga gak kalah, semua toko yang kawan-kawan lain masuk, aku juga masuk.

Cuma bedanya, mereka keluar bawa belanjaan. Aku keluar bawa tangan kosong bersamaan dengan pandangan sinis si pemilik toko. Gak berani belanja bro, harganya mahal-mahal

Tenang, uang masih AMAN.

---

Selama 10 hari di China, Rupanya imanku tergoda juga untuk membelanjakan semua uang Yuan dari Panitia. LUDES semua untuk membeli souvenir, pemirsa.
Walaupun cuma dapat 4-5 belanjaan. Cukup senanglah bisa membeli sesuatu dari China.

Lalu, bagaima kisah si duit 100ribu-an yang tersisa....?

Akhir kata, dia pun terkorbankan, untuk membayar airport tax Soetta.

Pengen cerita tentang serunya petualangan di China. Tapi kan gak ada korelasinya dengan judul. Takut dimarahi sama pak Taufik Guru bahasa Indonesia pas jaman SMA.

"judul harus menginterpretasikan isi sebuah karangan" begitu katanya.

[Wassalam]

Putus Cinta Abad 21

Beda jaman, beda pula cara manusia melewati putus cinta.

Jika dulu Ibu bapak kita putus dengan pacarnya, cukup kirimkan surat yg isinya kalimat memuakkan itu "cinta tak harus memiliki". Setelah itu histeris, tak pernah bertemu lagi, dan waktu mengobati rasa sakit yang ada.

Sekarang semua berbeda, cinta mudah saja diucapkan Via Whatsapp atau BBM. Tak perlu perjuangan berat ngapelin dan ditunggu oleh lelaki dengan kumis tebal yang menatap penuh curiga seolah anaknya akan kita culik. 

Tak ada lagi perkara menggenjot sepeda berkilo-kilo meter hanya buat liat senyum si Doi yang bisa melunakan besi Adamantium di tubuh Wolverin itu.

Bayangkan, baru ngeliat sandal di depan rumahnya aja. Rasanya kayak lagi nongkrong di halaman Surga
Kebayang ngak, bagaimana kalo bisa ke halaman belakang terus bisa lihat jemuran si Doi. wkwkwkwk

Namun, jaman telah berubah. Seolah cinta mudah direkayasa semanis madu tapi berbisa. Ahaiiiiiii, tarik bang.....!!!

Mudah sekali rasanya

Mudah, hampir semudah membalik telapak tangan. (you know lah, tak ada yang lebih mudah dari membalik telapak tangan.
Tapi jika putus, perkara melupakan menjadi begitu rumit.
PIN BB telah hafal diluar kepala, no. hp apalagi, pun juga facebook dan twitter. Bangun tidur, yg pertama dicari adalah HP. Intip2 status sang mantan. Stalking lagi stalking lagi. 

Bahkan, frienster yang udah berdebu milik sang mantan masih ditongkrongin. Di DINDING-nya ada laba-laba lagi bikin sarang. Di tombol LOG IN-nya ada pengemis lagi minta-minta.
MASIH AJA TETAP DITONGKRONGIN.

"emang gak ada hal lain yang bisa dikerjakan sob selain liat facebook mantan'
"ada"
"apaan"
"liatin Twiter, path, instagram sama tonkrongin Friendster-nya"
"*%$%^&^$%'

Aduhai, susahnya hidup di jaman ini. Media menjadi racun dan penjahat dalam urusan cinta.
Sabarlah, setiap jaman punya caranya.
Lanjutkan hari, stop stalking, kejar prestasi demi masa depan yg lebih baik.

Begitulah Resiko mencinta di abad 21

Akhirnya gua harus bilang ; Apapun jamannya, cinta tetaplah cinta. Sebuah rasa yang hadir dari lubuk hati terdalam. Kadang menyenangkan, namun kadang juga nyakitin banget. Jangan pernah berhenti berharap, tunggulah Tuhan pasti akan memberikanmu cinta sejatimu.

Orang Jomblo pasti ninggalin komentar... ^_^ wakakaka

Sabtu, 02 November 2013

Malam minggu tiba

Hore,,,, malam minggu telah tiba.

Teriakan itu cocok banget buat anak-anak yang punya pacar.

Karena malam ini gak ada teman, hanya bantal guling sebagai teman. Edisi malam ini edisi bicara dengan diri sendiri. Terserah kalian mau nyebutnya apa.
*Ngetik, sambil mikir cara mati paling enak.

Emang elo gak punya pacar sob?
Najis banget hidup gue, 20-an tahun hidup baru ngerti kalo manusia diciptakan berpasangan-pasangan. *umur disamarkan, biar gak disangka jomblo ngenes. PLIZZZZZ cekek gua biar gak hidup lagi
Elo pernah punya pacar gak?

GAK tapi kalo jatuh cinta pernah beberapa kali.

Berapa kali?

Kalo dihitung sama Ibu Guru gua jaman SD udah 3 kali.

SKIP kisah udah mulai ngawur

....................................................

OK, gue Jomblo, jadi gua pengen share apa aja yang dilakukan cowok Jomblo kalo malam minggu tiba. Keluar malam mingguan ngak mungkin donk. 90% kemungkinan di rumah aja.
*gw ngaku siapa tahu ada yang jomblo juga, trus merasa senasib, trus bikin perkumpulan jomblo... Halahhhhhhhhh, ngomong opo iki????

Sooooooooooo, check this out.

1. Online
Biasanya mojok bareng PC atau laptop sambil buka Facebook atau SOSMED lainnya. Liatin akun mantan, cari-cari perhatian. Kali aja aja mantan tertarik lagi terus pengen balikan. Ngenes banget, PLIZZZ Tuhan, ambil aja nyawaku.

2. Nonton DVD
Eitsssss, pada bagian ini wajib hukumnya hati-hati. Karena sedikit saja salah menonton film, bisa membawa kenangan-kenangan bersama mantan waktu nonton di bioskop. Sebaiknya diSKIP aja...

3. Bikin acara di rumah
Kalo kebiasan Gua, maen karambol bareng anak-anak SD seru banget. Karena kemungkinan menang lebih besar. Kalo kalah, bilang aja lagi mengalah. RECOMENDED banget. Karena lebih mudah buat lupain mantan.

4. Tidur
Ini senjata paling ampuh, Kalo gak ada acara di rumah, gak OL, gak ada film baru, semua hal bisa dilupakan dengan tidur. Termasuk bayangan tentang si Mantan.

Kalo kagak punya pacar, tips di atas seebaiknya diikuti, biar kemungkinan ingin mengakhiri hidup lebih sedikit.

Namun solusi terbaik tetaplah mencari pacar, biar ada yang perhatiin.
HELLOOOOOOOO,,, emang nyokap elo ngak merhatiin elo.
Sory bang, Gw anak pungut. wkwkwkwk

--

TAPI menurut gua malam minggu itu penuh dengan kemalangan bagi seorang lelaki. Gak percaya? ayo kita buktikan.

Malam mingguan
menurut kalian kenapa harus ada malam mingguan? OK, buat mempererat hubungan. Kenapa gak ikat aja pake tali rapia biar erat, atau pake lem Alteko sekalian.

Nonton
ini yang paling gua benci dari malam mingguan. Kalo nonton, cewek pasti pengennya di 21. Ngak ngerti apa tiket malam minggu itu bisa 2 x lipat harganya dari malam biasa. Kalo cuma buat nonton, donload di Ganool kan banyak, terus pinjam LCD proyektor di kantor, terus nonton bareng tetangga kan lebih OK.

Jemput terus traktir makan
Kenapa ngak sekalian aja jadiin cowok sebagai sopir. Atau tukang ojek, biar jelas tugas masing-masing. Emang cowok BANK berjalan, setiap waktu minta ditraktir.
Cowok juga manusia, punya hati punya rasa.

--

Bagaimanapun hidup kalian malam ini guys, yang pasti selamat bermalam minggu (Ini termasuk buat yang malam minggunya KELABU). wkwkwkwkwk

ENJOY THE NIGHT

[end]



Sebagian Perempuan Terlahir Buta

Jangan salah sangka dulu, Lelaki Kurang Beruntung ini ingin menulis sepenggal kisah yang menyayat hati. Nah loh,,,, Ini blog apaan sih?
"sebagian wanita terlahir buta", eitzzzz,,, cewek-cewek jangan langsung ngasah celurit donk, baca dulu sampe habis.

Coretan ini adalah coretan lelaki yang kurang beruntung dalam dunia percintaan. BINGUNG, memulai tulisan ini dari mana. JADI, Ane coba mulai dengan kalimat di atas.

Tapi para wanita jangan protes dulu, apalagi berargumen. TRUS jangan juga melapor ke KOMNAS HAM, apalagi bikin PETISI agar BLOG ane dihapus.

Check it out...!

AKHIR BULAN,
Dua kalimat yang sangat angker bagi anak Kosan. Sehingga Ane menemukan sebuah rumus baru ; AKHIR BULAN berbanding lurus dengan penurunan berat badan anak KOS.

Loh kok bisa? Ya BISA lah bro, akhir bulan itu kantong manjadi kering (red : KANKER). Yang artinya anak KOS wajib nambah jadwal puasa.

(gak usah dibayangin, cz hidupnya pasti kasian banget?

TAPI, bagaimana jika seorang Perempuan yang Elo suka banget (apalagi lagi PEDEKATE) meminta diantar ke sebuah tempat yang jauh bgt. Sebut saja namanya LOMBOK TIMUR. (biarin, ane gak pandai menyimpan rahasia)
"tapi itu rahasia Elu bego"
BIARIN

YES, jawaban jitu. Ane siap berkorban tanpa ragu. Ingat banget duit di kantong tinggal 50ribu. Ortu janjinya ngirim 1 minggu lagi.

BERKORBAN? Ane rela jiwa raga.

Siapa tahu si Doi bisa melihat pengorbanan Ane.

Setelah dipotong biaya bensin 15 rebu, makan di Warteg 20rb berdua, 5 ribu buat nambal ban di jalan. Sisa 10 ribu buat jajan 1 minggu. Jangan takut, Ane Rela dunia akherat.

Terus twist ceritanya di mana?

Setalah pengorbanan yang begitu panjang
Ternyata eh ternyata Si Doi minta dianterin ketemu pacarnya.

PLISSSSS, jangan bantu Ane membayangkan bagaimana rasanya saat itu. Rasanya kayak ditusuk sembilu (ecieeeee, pake bahasa Jadul).
PEDEKATE 6 bulan, rela ninggalin dosen saat Konsul SKRIPSI karena Doi minta ditemenin ke toko buku, rela gak makan seminggu. dan DOI minta dianterin ketemu pacarnya...????????? what de hell...
Racun mana? racun mana? Aku ternoda Tuhan, aku gak suci lagi.

SADIS? bisa jadi. 
BEGO? bisa jadi.

*****
Akhirnya gua punya 1 hipotesa : Sebagian besar cewek terlahir buta ITU BENAR. Sampe-sampe pengorbanan sebesar itu tetap ngak dilihat. Pastikan perempuan mengetahui kalian berkorban untuknya, karena sebab di atas.

Anak kost wajib ninggalin Komentar...

Fukai Mori (Deep Forest)

Eitsss,,,, Jangan salah sangka dulu. Ini bukan curhatan saya. Judul di atas adalah judul lagu Ost. Inuyasha, "Fukai mori", kalo diartikan ke bahasa Indonesia "Hutan yang dalam". Nah loh,,, terus apa alasan tulisan ini harus kalian baca?

Siapapun yang pernah SMA di jaman taon 2005-2007 gitu pasti gak akan pernah lupa sama lagu ini. Maklumlah, di jaman itu Anime Inuyasha telah menjelma menjadi bahan pembicaraan anak-anak muda (ini termasuk saya,,,) eits,,, Artinya saat itu saya masih muda dan unyuk-unyuk.

Dulu waktu belum ngerti sedikitpun tentang arti dari lagu ini. Sangat menikmati musiknya (ingat: cuma musik, lirik gak, cz gak ngerti sama sekali). Setelah bertahun mengembara (red; belajar bahasa Jepang), akhirnya saya mengerti arti dari lagunya dan ternyata sangat mendalam.

Mari kita kupas sedikit (bagian ini gak perlu pake pisau, karena ngupasnya pake kata-kata aja). Do As Infinity, atau D.A.I adalah band yang terbentuk taon 1999 dengan dua personil, Tomiko Van (lyrics, vocals), Ryo Owatari (lyrics, guitar, backup vocals). Gila aja tuh cewek cakep abies,,,!

Usut punya usut ternyata lagu ini di rekam sebagai demo. Dan dua hari setelah itu suami sang vokalis meninggal. Nah tragis banget kan Aibo. Liat deh video yang ane ambil dari Youtube ini.


#Guling-guling sambil ngelap mata pake tisu liatin si doi lagi nyanyi sambil menahan sedih gitu.

Ini dia nih lirik lagu dan terjemahannya;

Fukai fukai mori no oku ni ima mo kitto
Okizari ni shita kokoro kakushiteru yo
Sagasu hodo no chikara mo naku tsukarehateta
Hitobito wa eien no yami ni kieru
     Masih tersimpan di tengah hutan yang dalam
     Aku yakin bahwa hati yang telah kutinggalkan ini
     Kelelahan, tanpa kekuatan untuk mencari
     Orang orang menghilang dalam kegelapan yang kekal
Chisai mama nara kitto
Ima demo mieta ka na
     Jika itu terlalu sederhana, akupun membayangkan
     Sanggupkah aku melihatnya walau hanya sekejap?
*REFF
Boku-tachi wa ikiru hodo ni
Nakushiteku sukoshi zutsu
Itsuwari ya uso o matoi
Tachisukumu koe mo naku
     Selama hidup kita masih berjalan
     Kita akan kehilangan sesuatu lebih banyak lagi
     Diselimuti kepalsuan dan kebohongan
     Kita pun hanya mampu membeku tanpa mampu berteriak
Aoi aoi sora no iro mo kidzukanai mama
Sugite yuku mainichi ga kawatte yuku
Tsukurareta wakugumi o koe ima o ikite
Sabitsuita kokoro mata ugokidasu yo
    Hari hari berlalu dan terus berganti
    Tanpa kita sadari betapa birunya langit itu
    Mengalahkan rencana yang sudah diciptakan, kita menghuni masa kini
    dan hati kita yang sudah usang akan berdetak kembali
    
Toki no RIZUMU  o shireba Mou ichido toberu darou
    Dan apabila kita telah menemukan irama kehidupan, mampukah kita terbang sekali lagi?
Boku-tachi wa samayoinagara
Ikite yuku dokomademo
Shinjiteru hikari motome
Arukidasu kimi to ima
    Kita menjalani kehidupan ini 
    Berkelana sampai akhir dunia 
    Mempercayaimu dalam mencari cahaya kebenaran
    dan sekarang aku bersamamu
Boku-tachi wa ikiru hodo ni
Nakushiteku sukoshi zutsu
Itsuwari ya uso o matoi
Tachisukumu koe mo naku
     Selama hidup kita masih berjalan
     Kita akan kehilangan sesuatu lebih banyak lagi
     Diselimuti kepalsuan dan kebohongan
     Kita pun hanya mampu membeku tanpa mampu berteriak
Boku-tachi wa samayoinagara
Ikite yuku dokomademo
Furikaeru michi o tozashi
Aruiteku eien ni
    Kita menjalani kehidupan ini 
    Berkelana sampai akhir dunia
    Menutup jalan untuk kembali
    Dan terus berjalan selama lamanya
Tachisukumu koe mo naku
Ikite yuku eien ni
   Kehidupan ini seperti sebuah patung yang berada disuatu tempat
   tidak dapat menangis dan berteriak